Sejarah material
Sejarah
menunjukkan bahwa perkembangan masyarakat kita selama ini ditunjukkan dengan
kemampuannya untuk menghasilkan dan memanipulasi material. Perkembangan teknologi
material dari zaman batu sampai zaman logam. Zaman logam terbagi ke dalam zaman
perunggu dan zaman besi.
Zaman batu,
manusia bergantung terhadap ketersedian material yang ada di permukaan bumi
secara alami, misalnya : batu, lempung, kulit hewan, tulang dan lain sebagainya.
Perkembangan material
Manusia menemukan bahwa terdapat material – material dalam perut bumi
yang apabila diolah akan punya sifat yang lebih baik dibandingkan material –
material yang ada di permukaan bumi.
Pada era zaman logam terdapat jenis logam yang diyakini telah
dikembangkan pada peradaban awal manusia yaitu emas, perak, tembaga, timah putih (tin), timah hitam (lead), dan Air
raksa (mercury).
1.
Emas diyakini sebagai logam yang pertama kali
dikenal dan banyak dimanfaatkan sebagai bahan perhiasan
2.
Tembaga telah dikenal pada masa sekitar 4700 SM
dan digunakan secara luas sebagai bahan persenjataan dan berbagai peralatan
sehari – hari
3.
Perak telah dikenal semenjak sekitar 4000 SM dan
digunakan secara luas, bersama – sama dengan emas sebagai alat tukar
perdagangan (uang koin) dunia
4.
Timah hitam mulai digunakan sekitar tahun 3500
SM. Karena kemudahannya dibentuk, kekaisaran Romawi menggunakan material logam
ini sebagai pelaratan makan, minum, pipa, dan akuaduk.
5.
Timah putih ditemukan sekitar tahun 1750 SM oleh
bangsa Mesir dan seringkali dipadukan dengan tembaga untuk tujuan dekoratif dan
menguatkan kualitas tembaga
6.
Air raksa (mercury) yang ditemukan sekitar tahun
1600 SM dimana kemudian disebut oleh manusia pada masa itu sebagai
quicksilver, merupakan satu – satunya logam yang dalam keadaan kondisi ruang
(atmosfer) selalu stabil dalam bentuk cair
0 Response to "Sejarah dan Perkembangan Material Teknik"
Post a Comment